Rabu, Ogos 17

alam gelisah

camar terbang tak berarah
angin tak bertiupan
dedaunan berguguran
pohon kaku dan membisu
mentari selalu saja sembunyi
langit menangis
hujan kerap kali membasah bumi
tiada lagi deras air mengalir

kalian
sahabat alam
yang semakin bobrok


3 ulasan:

Tanpa Nama berkata...

kalian, update bloglah





-messi-

PENCONTENG berkata...

juara puisi alam sekitar 2011.

nousya berkata...

offensive btl komenmu penconteng haha